
MAKASSAR — Musyawarah Kecamatan (Muscam) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Rappocini resmi menetapkan M. Kafrawy Saenong sebagai ketua baru. Keputusan tersebut lahir dalam forum yang berlangsung di Aula Masjid Nurul Hasanah, Jalan Tidung 5, Kota Makassar, Senin (5/10/2026).
M. Kafrawy Saenong dikenal luas sebagai akademisi sekaligus ulama yang aktif di berbagai organisasi sosial keagamaan. Saat ini, ia juga mengemban amanah sebagai Pengasuh Pondok Pesantren Ash-Shalihin Gowa dan Direktur Lembaga Studi Kebijakan Publik (LSKP).
Muscam kali ini mengusung tema “Meneguhkan Peran Ulama dalam Membangun Bangsa dan Memperkuat Persatuan Umat di Era Modern”. Tema ini sengaja diangkat untuk menekankan pentingnya sinergi antara ulama dan pemerintah dalam menghadapi tantangan zaman.
Usai dinyatakan terpilih, Kafrawy menegaskan komitmennya untuk membawa MUI Rappocini menjadi wadah yang inklusif dan responsif. Ia berharap kepengurusan periode ini mampu menjalin kolaborasi strategis dengan seluruh elemen masyarakat, organisasi kemasyarakatan (ormas), hingga jajaran pemerintah daerah.
“MUI harus hadir sebagai perekat dan penguat persatuan umat. Melalui kolaborasi yang solid dengan pemerintah dan berbagai ormas, kita bisa bersama-sama memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan mental dan spiritual masyarakat di Kecamatan Rappocini,” ujar Kafrawy.
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pengurus MUI Kota Makassar, tokoh agama, serta perwakilan pemerintah setempat. Kehadiran nahkoda baru ini diharapkan membawa semangat baru dalam memperkuat peran dakwah, memperkokoh ukhuwah, serta menyelaraskan kebijakan publik demi kemaslahatan umat.